Doa Setelah Melaksanakan Sholat Fardhu

5 Aplikasi yang Memudahkan Dzikir Kamu Selama Ramadan

Perlu diketahui bahwa berdzikir dan berdoa setelah melaksanakan sholat fardhu merupakan anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam kepada ummatnya.Lalu bagaimana dzikir dan doa setelah sholat farhu?

Dalam kitabnya Al-Adzkar karya Iman Nawawi, yang merupakan salah satu kitab rujukan, dan buku induk yang berkaitan tentang doa dan dzikir yang sangat populer di dunia Islam. Beliau mengatakan dalam kitab tersebut, bahwa para ulama telah bersepakat (ijma’) tentang kesunnahan dzikir dan doa setelah sholat, yang didukung oleh banyak hadits shahih dengan jenis bacaan yang beragam. 

Setelah selesai berdzikir, selanjutnya adalah membaca doa. Berikut doa setelah sholat fardhu beserta artinya :

  • “Bismillahirrahmaanirrahim. Alhamdu lillaahi raabil ‘aalamiin. Hamdan yuwaafii ni’amahu wayukaafii maziidahu. Ya rabbana lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa’aazhiimi sulthaanika”.
  • Allahumma Shalli ‘Aala Sayyidinaa Muhammadin Wa ‘alaa Ali Sayyidina Muhammad”.
  • Allahumma Rabbana Taqobbal Minna Shallaataana Washiyaamanaa Warukuu ‘anaa Wasujuudanaa Waqu’uudanaa Watadlarru’anaa, Watakhasysyu’anaa Wata’abbudanaa, Watammin Taqshiiranaa Ya Allah Yaa Rabbal’Alaamiin”.
  • “Rabbana Dzhalamnaa Anfusanaa Wa-Inlamtaghfir Lana Watarhamnaa Lanakuunanana Minal Khaasirin”.
  • “Rabbanaa Wala Tahmil ‘Alainaa Ishran Kamaa Hamaltahu ‘Alal Ladziina Min Qablinaa”.
  • “Rabbanaa Walaa Tuhammilnaa Maalaa Thaaqata Lanaa Bihii Wa’fu’annaa Waghfir Lanaa Warhamnaa Anta Maulaanaa Fanshurnaa ‘Alal Qaumil Kaafiriin”
  • Rabbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idhadaitanaa Wahablanaa Min Ladunka Rahamatan Innaka Antal Wahhab”.
  • Rabbanaghfir Lanaa Waliwaalidinaa Walijami’il Muslimin Walmuslimaati Wal Mu’miniina Walmu’minati. Al Ahyaa-i-Minhum Wal Amwaati, Innaka Alaa Kulli Syai-in Qadiir”.
  • Rabbanaa Aatinaa Fiddunyaa Hasanatan Wafil Aakhirati Hasanatan Waqinaa Adzaabannaar.”
  • Allahummaghfirlanaa Dzunuubanaa Wakaffir Annaa Sayyiaatinaa Watawaffanaa Maal Abraari”.
  • “Subhaana Rabbika Rabbil ‘Izzati Amma Yashifuuna Wasalaamun ‘Alal Murshaliina Wal Hamdu Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina”. 

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah Tuhan seri sekalin alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

Ya Allah, limpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.

Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.

Ya Allah, kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agama-Mu.

Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang Maha Pemurah.

Ya Allah Ya Tuhan Kami, ampunilah dosa kami dan dosa-dosa orangtua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Maha Suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seri sekalian alam.