Faktor Penyebab Terjadinya Stunting Pada Anak

Cegah Stunting, Kemensos akan Beri Dana Rp3 Juta/Tahun untuk Ibu Hamil

Stunting adalah kondisi ketika anak lebih tinggi dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau dengan kata lain tinggi badan anak berada di bawah standart. Dan standart yang dipakai sebagai acuan adalah kurva pertumbuhan yang sudah  dibuat oleh badan kesehatan dunia. Yang dimana keadan ini membuat perkembangan anak kurang maksimal tidak hanya tinggi badan saja yang terpengaruh tetapi tetapi secara kemampuan berfikitpun terkadang cenderung lebih ambat dari anak seusinya. Dan ini mungkin beberapa penyebab yang bisa menyebabkan stunting pada anak.

  • Asupan Makanan Bernutrisi Kurang Saat Mengandung

Sudah sejak daam kandungan bayi, kebutuhan gizinya harus tercukupi dimana dilahirkan dan sampai tumbuh besar. Dan jika kalian ibu hamil kurang dalam mengkonsumsi makanan yang cukup bernutrisi seperti Kalsium, Protein, omega 3, dan zat besi yang dimana kalian bisa melahirkan anak dengan kondisi kurang gizi. Pasalnya jika sudah terjadi stunting tidak bisa dikembalikan seperti semula jika ini sudah terjadi pada pertumbuhan sang anak.

  • Berat Badan Bayi Rendah Ketika lahir

Berat sebuah janin bisa dari contoh perkembangan dalam kandungan pada kecukupan nutrisi si bayi pada saat dilahirkan. Dalam kondisi bayi terlahir memiiki berat nya rendah, bisa mengalami masalah kesehatan dan bisa mengalami menjadi stunting. Kenapa bisa berat badan lahirnya rendah saah satu faktornya yang mempengaruhi ialah dimana status gizi buruk padasang ibu saat sebelum selama kehamilan. Dan faktor ibu hamil yang pendek di bawah rata-rata yang dimana pertumbuhan janin dalam kandungan jadi terhambat.

  • Kebersihan Lingkungan

Ada Faktor lain juga seperti ingkungan yang ada hubungannya dengan praktik sanitasi rumah tangga. Anak-anak juga bisa terkontaminasi bakteri karena kurang bersihnya lingkungan rumah kalian atau bisa melalui mainan anak-anak yang memang kotor itu bisa mengarah infeki usus, dan ini juga bisa mempengaruhi gizi baik pada anak keci. Atau anak- anak mengalami penyakit berulang seperti diare dan infeksi cacing di usus yang diakibatkan dari lingkungan yang kotor. Dan dimana kondisi seperti ini bisa mempengaruhi pada penurunan kemampuan pencernaan dan kekebalan sebagai penangkal  penyakit. Jadi kebiasaan hidup bersih seperti cuci tangan dan menjaga kebersihan rumah untuk mencegah stunting.

  • Melewatkan Imunisasi

Manfaat melakukan imunisasi merupakan untuk mestimulasi system imun yang membentuk anti bodi yang bisa mengurangi resiko dari sebuah resiko infeksi. Karena stunting bisa diartikan  pertumbuhan yang terhambat akibat dari gizi buruk dan terjadi ifeksi berulang. Memang peran imunisasi memiliki peran yang cukup penting terhadap kejadian stunting, yang dimana jika kalian melewati imunitas bisa mengalami perubahan pada nafsu makan sang anak, karena gizi tidak cukup terpenuhi itu akan menghambat pertumbuhan dan kecerdasa yang mengakibatkan stunting. Jadi bagi para ibu muda lakukan lah imunisasi pada buah kecil hati anda dengan sesuai yang disarankan.

  • Pemberian Asi

Memberikan Asi pada enam bulan pertama juga bisa memberikan perlindungan dari sebuah infeksi gastrointestinal yang memang menyebabkan infeksi yang membuat malnutrisi parah merupakan dimana kondisi tubuh bayi tidak bisa menerima asupan gizi yang cukup dari asi,  memang asi cukup berperan kuat dalam hal gizi dan protein untuk bayi, jika bayi tidak mendapatkan gizi dan protein yang cukup bisamenyebabkan stunting.

Jadi agar anak kalian tidak mengalami stanting lebih baik ibu hamil menjaga kesehatannya jaga gizi kalian yang dimakan dan untuk gizi janinnya.