Jelajah Indonesia di Pulau Bintan

Pulau Bintan merupakan suatu pulau yang berada di Kepulauan Riau. Bintan menjadi salah satu destinasi wisata yang ingin ke riau karena memang keindahan alam yang ditawarkan tidak bisa disandingkan dengan hal lainnya. Disini kemungkinan besar anda akan bertemu dengan banyak pantai yang indah dengan ombak yang lembut dan airnya yang biru kehijau hijauan. Anda bisa melakukan snorkeling, berselancar hingga diving ria di perairan Bintan. Tetapi selain pantainya yang luar biasa kerennya ini terdapat beberapa bagian inti yang mungkin sulit ditemui dibeberapa tempat. Bagian inti tersebut merupakan kumpulan sejarah ataupun cerita cerita yang pernah terjadi di Pulau Bintan. Banyak yang penasaran apa saja sih sejarah yang dimiliki oleh Pulau Bintan? Mengapa bisa banyak wisatawan mancanegara yang datang dari Singapore dan Malaysia ke Pulau Bintan padahal masih banyak wisatawan lain yang mungkin datang dari beberapa tempat. Nah disini lah akan dibahas beberapa tempat yang bisa anda kunjungi dimana tempat tersebut bisa memberikan penjelasan sedikit mengenai sejarah dari Pulau Bintan. So Check it out!.

Tempat pertama yang dekat dengan pulau bintan dan memberikan banyak cerita mengenai pulau bintan adalah Pulau Penyengat. Pulau ini memang tidak terlalu jauh dari Kota Tanjung Pinang kurang lebih bisa anda kunjungi dalam waktu 15 menit saja. Anda perlu menyebrangi laut menggunakan perahu bermotor atau sering dikenal dengan pompon. Dengan perahu ini anda akan sampai dalam waktu yang cukup cepat ditambah dengan pemandangan laut yang sangat indah membuat anda menjadi lebih nyaman. Pulau ini pun bisa menjadi saksi suatu sejarah perjuangan Kerajaan Kesultanan Riau yang pernah dijajah pada abad ke 18 lalu dan pulau ini pun memang memiliki banyak sekali cerita tentang beberapa tokoh tokoh nama besar yang berpengaruh pada zaman penjajahan Indonesia saat itu. Disini pun anda bisa mengenal dan mempelajari tokoh bersejarah bersamaan dengan riwayat hidup dari tokoh bersejarah tersebut. Di pulau penyengat ini sudah berdiri sebuah Masjid Raya Sultan Riau yang sangat besar yang sudah dibangun kurang lebih memakan waktu selama 40 tahun. Mesjid ini lah yang menjadi ikon utama dari Pulau Penyengat ini. Dinding dari mesjid ini pun masih terbuat dari putih telur yang dahulu kala memang dijadikan bahan bangunan dan dengan itulah mesjid ini berwarna kuning kehijau hijauan. Nah tidak jauh dari Pulau Penyengat ini terdapat sebuah Pulau lagi bernama Pulau Senggarang. Berbeda dengan Pulau Penyengat yang banyak menerapkan budaya muslim di Pulau Senggarang ini kebanyakan penduduknya adalah keturunan Chinese. Pulau ini pun berseberangan dengan Kota Tanjung Pinang sehingga bagi anda yang stress dengan keadaan ibu kota yang padat anda bisa mencari ketenangan ke pulau ini untuk menghilangkan penat. Walaupun demikian, kebanyakan orang yang datang ke Pulau Senggarang ini berasal dari Singapore. Wisatawan Singapore ini pergi ke Indonesia yaitu Pulau Senggarang dengan maksud untuk melakukan ibadah. Hal ini dikarenakan disekitar pulau tersebut sudah terdapat banyak sekali peninggalan sejarah masyarakat Tionghua dan banyak orang yang tinggal disini akan dimakamkan didaerah sini juga. Peninggalan peninggalan yang ada disini diantaranya adalah kelenteng, patung patung dewa, serta kepercayaan yang dianut oleh masyarakat.  Yang pasti ketika anda kemari, anda akan semakin belajar mengenai Negara Indonesia yang memiliki kebudayaan dan keanegaraman agama yang berbeda tetapi tetap satu Negara Indonesia.